LPPM UWGM Bekerja Sama Dengan RJI Gelar Workshop Substansi Artikel Ilmiah

Samarinda – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda bekerja sama dengan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) menyelenggarakan Workshop Substansi Artikel Ilmiah pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya strategis LPPM UWGM dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen, khususnya pada jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UWGM, Dr. Arbain, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa publikasi ilmiah merupakan indikator penting dalam menilai kinerja akademik dosen dan reputasi perguruan tinggi. Oleh karena itu, dosen perlu dibekali pemahaman yang kuat tidak hanya terkait teknis penulisan, tetapi juga substansi, etika akademik, serta standar yang diterapkan oleh jurnal bereputasi. Ia juga mengapresiasi sinergi antara LPPM UWGM dan Relawan Jurnal Indonesia sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam pengembangan budaya riset di lingkungan kampus.

Kepala LPPM UWGM, Dr. Dedi Rahman Nur, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari program kerja LPPM UWGM Tahun 2026 yang difokuskan pada penguatan kapasitas dosen dalam bidang penulisan dan publikasi artikel ilmiah. Menurutnya, masih banyak dosen yang memiliki potensi riset yang baik, namun memerlukan pendampingan dalam mengemas hasil penelitian menjadi artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal bereputasi. Melalui kegiatan ini, LPPM UWGM berharap dosen dapat lebih terarah dan percaya diri dalam menembus jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional.

Workshop ini menghadirkan Prof. Amirullah Abduh, S.Pd., M.Ed., Ph.D sebagai narasumber utama dan dipandu oleh oleh Dr. Dzul Rachman, S.Pd., M.Pd dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Beliau merupakan Wakil Dekan Bidang Keuangan, Sarpras, SDI, Riset, Abdimas, Inovasi, dan Hilirisasi FKIP UMKT selaku moderator.

Dalam pemaparannya, Prof. Amirullah menekankan bahwa substansi artikel ilmiah merupakan aspek utama yang menjadi perhatian editor dan reviewer jurnal, terutama terkait kualitas argumen ilmiah, penggunaan referensi dan sitasi, serta kontribusi atau kebaruan penelitian (novelty). Ia juga menjelaskan pentingnya konsistensi dalam penggunaan gaya referensi, seperti APA atau IEEE, serta kewajiban penulis untuk menggunakan sumber rujukan yang kredibel dan mutakhir.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menyesuaikan struktur penulisan dan jumlah kata artikel sesuai dengan ketentuan jurnal tujuan. Prof. Amirullah menegaskan bahwa banyak artikel ditolak bukan karena topik penelitian yang lemah, melainkan karena ketidaksesuaian dengan pedoman dan standar jurnal. Oleh sebab itu, penulis dituntut untuk memahami secara mendalam karakteristik jurnal yang dituju sebelum mengirimkan naskah.

Pelaksanaan workshop berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta secara aktif menyampaikan pertanyaan, pengalaman, serta kendala yang dihadapi dalam proses penulisan dan publikasi artikel ilmiah. Diskusi difokuskan pada strategi membangun kebaruan penelitian, pencegahan plagiarisme, serta pemanfaatan teknologi dan perangkat bantu penulisan ilmiah secara bijak.

Melalui pelaksanaan Workshop Substansi Artikel Ilmiah ini, LPPM UWGM bersama Relawan Jurnal Indonesia berharap dapat mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen, sekaligus memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan di lingkungan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.