
Samarinda — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda (UWGM) menggelar kegiatan Sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin, 10 November 2025. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh pimpinan universitas, dekan, kaprodi, serta dosen dari seluruh fakultas.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Rektor UWGM, Prof. Dr. Husaini Usman, M.Pd., M.T., yang menegaskan pentingnya memperkuat budaya riset dan pengabdian di lingkungan kampus. “Kualitas penelitian dan pengabdian menjadi kunci reputasi akademik universitas. Melalui hibah internal, kita mendorong dosen lebih aktif dan produktif,” ujarnya.
Kepala LPPM, Dr. Dedi Rahman Nur, M.Pd., menambahkan bahwa tahun ini skema yang ada adalah Skema Dana Pemicu Riset (DPR) dan Skema Dana Pemicu Pengabdian (DPP). Dalam kegiatan ini beliau memperkenalkan sistem digital SeVima (Litabmas Sevima) sebagai platform utama pengajuan proposal, seleksi reviewer, hingga pelaporan hasil penelitian dan pengabdian. Sistem ini terintegrasi dengan data akademik universitas untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan hibah.
Ketua Balai Penelitian dan Pengabdian, Nordianiwati, M.Kes., menyampaikan panduan teknis hibah, termasuk mekanisme pendaftaran, seleksi administrasi, hingga jadwal pelaksanaan yang berlangsung dari November 2025 hingga Juni 2026.
Peserta kegiatan antusias mengikuti sesi diskusi yang membahas berbagai topik, seperti peran bergantian dosen sebagai ketua atau anggota, peluang kolaborasi lintas prodi, serta peningkatan dana penelitian. Dosen juga memberikan masukan terkait penyeragaman template proposal agar selaras dengan sistem nasional BIMA Kemendikbudristek.
Melalui sosialisasi ini, LPPM berharap seluruh dosen UWGM dapat lebih siap berkompetisi dalam hibah internal maupun eksternal, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Dr. Dedi Rahman Nur menegaskan bahwa tindak lanjut kegiatan mencakup pendampingan teknis, evaluasi berkala, dan pembinaan penulisan artikel ilmiah terindeks SINTA. “Kami ingin memastikan seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian berjalan efektif, terdokumentasi, dan memberi dampak bagi universitas serta masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan ajakan memperkuat kolaborasi lintas fakultas untuk membangun ekosistem riset yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan di UWGM Samarinda.
INFO PANDUAN DAN DOKUMEN LAIN NYA :
https://sites.google.com/uwgm.ac.id/lppm-uwgm/home/panduan-lppm